TIK Sebagai Sarana Komunikasi dengan Kelompok Sasaran
Ulfa Hasanatul Fitri
19005041
Pendidikan Luar Sekolah
Universitas Negeri Padang
Penggunaan TIK berperan penting pada suatu hal terutama pada
pembelajaran. Apalagi pada masa pandemic sekarang, semua dilakukan di rumah
saja. Untuk itu perlunya sarana komunikasi yang dapat dilakukan dengan kelompok
sasaran.
1. Perkembangan Praktek Penggunaan TIK dalam Pembelajaran Program
Pelatihan
Program pelatihan ialah program yang ditekankan dengan
keterampilan, yang dapat menjadikan peserta nya memiliki suatu keterampilan
sesuai dengan minatnya. Dengan adanya hal tersebut, maka perlunya seorang
pelatih yang dapat memberikan pelatihan yang akan dimiliki oleh peserta nya.
Pelatih ialah seseorang yang bertugas memimpin atau membina dan
membimbing peserta nya agar memiliki keterampilan dalam bidang tertentu. Contohnya
seorang pelatih dance yang melatih dan
membimbing dancernya nya untuk lebih trampil dan lincah dalam mengikuti pelatihan
yang dipimpinnya agar dapat lebih menguasai lagi gerakan-gerakan baru yang akan
dipelajarinya. Pelatih tidak
hanya membelajarkan peserta pelatihannya secara langsung atau tatap muka, namun
peserta juga bisa belajar di rumah. Dengan bantuan TIK maka proses pembelajaran
akan lebih mudah dan tidak memakan waktu lama, untuk mencari tahu informasi
apapun warga belajar bisa mengakses informasi yang dibutuhkan melalui
pemanfaatan dari TIK.
2. Perkembangan Praktek Penggunaan TIK dalam Pembelajaran Program
Pemberdayaan Masyarakat
Pemberdayaan masyarakat ialah proses meningkatkan kapasitas dan
kualitas masyarakat dalam memanfaatkan sumber daya yang dimiliki baik itu
sumber daya manusia mauapun sumber daya alam.guna meningkatkan kesejahteraan
hidupnya.
Dalam pemberdayaan masyarakat ini juga untuk membangun jiwa
kemandirian masyarakat untuk meningkatkan perkembangan hidup dan juga
berpartisipasi dalam proses pemberdayaan. Dengan itu TIK berperan dalam
perkembangan hidup masyarakat dengan menambah pengetahuan, misalnya menggali
lebih dalam lagi tentang informasi yang dapat meningkatkan kualitas masyarakat
dengan membuat suatu keterampilan. Hal tersebut dapat dicari melalui hp dengan
menggunakan google. Sehingga masyarakat lebih paham lagi dengan mengunakan
teknologi yang dapat meningkatkan kualitas kehidupannya.
3. Perkembangan Praktek Penggunaan TIK dalam Pembelajaran Program
Penyuluhan dan/atau Layanan Masyarakat
Dalam perkembangan praktek penggunaan TIK, penyuluhan tidak hanya
dilakukan secara tatap muka, namun juga bisa dilakukan dengan melalui virtual
atau daring. Hal ini bersangkutan dengan penggunaan TIK dalam kehidupan sehari-
hari. Ini juga melatih bagi masyarakat yang mengikuti penyuluhan agar dapat
lebih mengerti lagi dengan penggunaan teknologi yang semakin lama semakin
canggih agar masyarakat tidak ketinggalan informasi.
Contohnya dalam penyuluhan tentang kesehatan masyarakat, penyuluh
memberikan penyuluhan dengan menggnakan media yang dapat memancarkan layar yang
ada di laptop dan dipancarkan ke dinding yang dikenal dengan infokus. Hal ini
memudahkan penyuluh agar tidak mencatat di papan tulis tentang informasi yang
diberikan.
4. Perkembangan Praktek Penggunaan TIK dalam Pembelajaran Program
Pendidikan Kesetaraan
Pendidikan kesetaraan merupakan pendidikan nonformal yang
memberikan layanan pendidikan program PAKET A setara SD, PAKET B setara SMP,
PAKET C setara SMA. Program ini diberikan kepada masyarakat yang tidak lulus
dalam mencapai pendidikan yang telah diberikan dan juga untuk peningkatan
kemampuan ilmu pengetahuan, keterampilan, pengembangan sikap kepada warga
belajarnya.
Perkembangan praktek penggunaan TIK dalam pembelajaran program
kesetaraan dapat kta lihat pada pengembangan model pembelajaran blenden
learning pada pendidikan kesetaraan program PAKET C, untuk meningkatkan
kemandirian belajar, bisa juga dengan melakukan pelaihan e-learning untuk tutor
pendidikan kesetaraan yang dapat dilakukan dalam google classroom. Hal ini
dapat membantu pendidik untuk membuat dan mengatur kelas secara virtual. Pendidik
dapat memberikan tugas, mmberikan nilai dan mengintegrasikan pembelajaran
dengan tautan-tautan yang dapat memperkaya pengetahuan warga belajar tanpa berbayar.
(Khophadung& Vongtahtum,2016)
Daftar Pustaka :
Arriany, I., Junadi, J., &
Laksono, A. D. (2020). Pelatihan E-Learning Untuk Tutor Pendidikan Kesetaraan. Community
Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 118-124.
Sutisna, A. (2016). Pengembangan
model pembelajaran blended learning pada pendidikan kesetaraan program paket c
dalam meningkatkan kemandirian belajar. JTP-Jurnal Teknologi Pendidikan,
18(3), 156-168.
https://netri938821284.wordpress.com/2018/02/21/tik-sebagai-sarana-komunikasi-dengan-kelompok-sasaran/